Banyak orang bertanya kepada saya, “Vava, apa yang membuatmu terjun ke dunia energy healing dan spiritualitas?”

Jawaban saya selalu kembali ke satu titik: Anak saya.

Dikaruniai seorang anak spesial dengan ASD (Autism Spectrum Disorder) bukanlah sebuah kebetulan. Bagi saya, dia adalah guru spiritual terbesar yang pernah saya temui. Lewat kehadirannya, saya dipaksa untuk menanggalkan semua teori logika dan mulai belajar bahasa yang jauh lebih dalam bahasa energi dan cinta tanpa syarat.

Pelajaran 1: Menghargai Keheningan

Dunia sering kali terlalu bising bagi anak-anak spektrum. Lewat dia, saya belajar bahwa komunikasi tidak selalu butuh kata-kata. Ada momen-momen di mana kami hanya duduk bersisian dalam diam, namun saya bisa merasakan aliran energinya dengan sangat kuat.

Di sinilah benih kemampuan Reiki saya tumbuh. Saya belajar mendengarkan getaran tubuh, memahami keresahan melalui frekuensi, dan menenangkan jiwa hanya melalui kehadiran yang utuh (presence).

Pelajaran 2: Melepaskan Ekspektasi

Sebagai orang tua, kita sering kali memiliki “peta” untuk anak-anak kita. Namun, anak saya datang dengan petanya sendiri. Dia mengajar saya untuk berhenti membandingkan hidup kami dengan standar orang lain.

Ini adalah dasar dari teknik NLP yang saya pelajari kemudian: bagaimana kita memetakan ulang pikiran kita (reframing). Alih-alih melihat “kekurangan”, saya belajar melihat “keunikan”. Bahwa setiap jiwa punya kecepatan dan cara belajarnya masing-masing.

Pelajaran 3: Cinta Tanpa Syarat (Unconditional Love)

Mencintai saat semuanya mudah itu gampang. Tapi mencintai di tengah tantangan, tantrum, dan kebingungan adalah latihan spiritual yang sesungguhnya. Dia mengajarkan saya bahwa cinta adalah sebuah ruang aman (safe space).

Ruang aman inilah yang ingin saya hadirkan di Vava Journey. Saya ingin setiap klien yang datang merasa diterima sepenuhnya, apa pun luka atau “kekurangan” yang mereka bawa. Karena di mata semesta, kita semua adalah jiwa yang sedang belajar.

Sebuah Undangan untukmu

Perjalanan saya bersama anak saya telah membukakan pintu-pintu penyembuhan yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Saya menyadari bahwa setiap tantangan dalam hidup kita entah itu masalah anak, karir, atau hubungan sebenarnya adalah undangan dari Semesta untuk bertumbuh.

Jika saat ini kamu merasa sedang memikul beban yang berat, ketahuilah bahwa ada cahaya di balik awan itu. Dan saya di sini, siap menemanimu menemukannya.

“Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Mari kita belajar melihat dunia tidak hanya dengan mata, tapi dengan hati yang terbuka.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *